Posted by phising site on September 23, 2026 at 03:29:49:
In Reply to: megabono posted by megabono on June 20, 2023 at 15:12:30:
Petang menjelang malam itu, hujan turun perlahan. Raka
berdiri di dekat jendela kafe, menunggu seseorang. Tak lama kemudian, sosok Nadia muncul dengan senyum hangat.
“Maaf terlambat,” katanya sambil menarik kursi di dekat Raka.
Raka hanya tersenyum. wangi tubuhnya yang samar membuat suasana terasa semakin intim.
Mereka berbicara tentang hal-hal kecil yang selama ini mereka rindukan, sesekali
tertawa ketika tatapan mereka bertemu.
Ketika kafe mulai kosong, Nadia mengulurkan tangannya.
Raka menyambutnya. Jari-jari mereka bertaut, sementara suara hujan menjadi iringan yang menenangkan.
Mereka kemudian berjalan keluar bersama. Di bawah satu payung, bahu mereka sesekali bersentuhan.
Nadia menatap Raka cukup lama.
“Rasanya aku tidak ingin malam ini berakhir,” bisiknya.
Raka tersenyum dan mendekat sedikit. Untuk beberapa detik,
dunia seakan berhenti di antara mereka.
Lalu Nadia tertawa kecil, dan mereka melanjutkan perjalanan dengan tangan masih saling menggenggam